KPU Kabupaten Jembrana Perkuat Pendidikan Demokrasi melalui Sosialisasi Pemilih Pemula pada Kegiatan MPLS di SMKN 3 Negara dan SMAN 1 Mendoyo

Jembrana – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jembrana terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya demokrasi sejak dini melalui pelaksanaan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMKN 3 Negara dan SMAN 1 Mendoyo, Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai pentingnya partisipasi dalam pemilu sekaligus membentuk karakter pemilih yang cerdas, kritis, dan berintegritas.

Sosialisasi di SMKN 3 Negara dipimpin oleh Anggota KPU Kabupaten Jembrana Divisi Teknis Penyelenggaraan, Gusti Ayu Putu Sudiastari, dan diikuti oleh 101 siswa. Sementara itu, kegiatan di SMAN 1 Mendoyo dipimpin oleh Anggota KPU Kabupaten Jembrana Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (SDM), Dewa Putu Gede Oka, dengan jumlah peserta sebanyak 286 siswa. Seluruh kegiatan didampingi oleh staf KPU Kabupaten Jembrana sehingga pelaksanaan sosialisasi berlangsung tertib, interaktif, dan komunikatif.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan berbagai materi mengenai tugas dan fungsi KPU, asas dan prinsip penyelenggaraan pemilu, hak dan kewajiban sebagai pemilih, serta pentingnya partisipasi aktif generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi. Para peserta juga diberikan pemahaman mengenai bahaya politik uang, penyebaran hoaks dan disinformasi, serta pentingnya bersikap kritis dalam menyaring informasi yang beredar, khususnya di era digital.

Anggota KPU Kabupaten Jembrana Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Dewa Putu Gede Oka, menegaskan bahwa pendidikan pemilih merupakan investasi jangka panjang dalam membangun demokrasi yang sehat dan berkualitas.

"Pemilih pemula memiliki peran yang sangat strategis karena mereka akan menjadi bagian dari penentu arah pembangunan bangsa melalui hak pilih yang dimiliki. Oleh karena itu, KPU Kabupaten Jembrana hadir untuk memberikan pemahaman sejak dini agar para siswa tidak hanya mengetahui tata cara pemilu, tetapi juga memahami pentingnya menjadi pemilih yang cerdas, kritis, berintegritas, serta mampu menolak politik uang dan berbagai bentuk disinformasi. Kami berharap para pelajar dapat menjadi agen demokrasi yang menyebarkan nilai-nilai positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat," ujar Dewa Putu Gede Oka.

Suasana sosialisasi berlangsung dinamis dengan tingginya antusiasme para peserta. Berbagai pertanyaan disampaikan oleh siswa terkait mekanisme penyelenggaraan pemilu, persyaratan menjadi pemilih, hingga peran pemilih pemula dalam meningkatkan kualitas demokrasi. Diskusi yang interaktif tersebut menunjukkan tingginya minat generasi muda untuk memahami proses demokrasi dan kepemiluan secara lebih mendalam.

Apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan juga disampaikan oleh Kepala SMAN 1 Mendoyo, I Ketut Ngurah Suka Darmasada. Menurutnya, pendidikan demokrasi yang diberikan sejak awal masa sekolah menjadi bekal penting bagi para siswa dalam memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara.

"Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada KPU Kabupaten Jembrana yang telah memilih SMAN 1 Mendoyo sebagai lokasi pelaksanaan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula dalam rangka MPLS. Materi yang diberikan sangat bermanfaat karena mampu memperkenalkan nilai-nilai demokrasi kepada siswa sejak awal mereka memasuki lingkungan sekolah. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga lahir generasi muda yang memiliki kesadaran politik yang baik, memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara, serta siap berpartisipasi secara aktif dalam setiap penyelenggaraan pemilu," ungkapnya.

Melalui pelaksanaan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula di SMKN 3 Negara dan SMAN 1 Mendoyo, KPU Kabupaten Jembrana kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperluas pendidikan kepemiluan kepada generasi muda. Edukasi yang diberikan sejak dini diharapkan mampu melahirkan pemilih pemula yang tidak hanya memahami proses demokrasi, tetapi juga memiliki integritas, menghargai perbedaan pilihan, serta berperan aktif dalam mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, demokratis, dan berkualitas.

 

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 126 Kali.
🔊 Putar Suara