Berita Terkini

47

KPU Jembrana Ikuti Rakor Pemutakhiran Data Parpol Berkelanjutan Melalui SIPOL sebagai Upaya Menjamin Akurasi dan Keterbukaan Data Partai Politik

Denpasar – Keikutsertaan KPU Kabupaten Jembrana dalam Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Partai Politik (Parpol) Berkelanjutan melalui Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL) Semester II Tahun 2025 pada Jumat, 12 Desember 2025, merupakan langkah strategis untuk memastikan akurasi, keterbukaan, dan konsistensi data kepengurusan serta keanggotaan parpol yang menjadi bagian penting dalam tahapan kepemiluan. Kegiatan ini menjadi krusial mengingat kualitas data parpol berpengaruh langsung pada tata kelola partai, proses verifikasi, hingga kesiapan parpol dalam mengikuti pemilu mendatang. Kegiatan Rakor yang diselenggarakan di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung KPU Provinsi Bali ini dihadiri oleh seluruh KPU Kabupaten/Kota se-Bali. KPU Kabupaten Jembrana hadir dan diwakili oleh Ketua KPU Kabupaten Jembrana, I Ketut Adi Sanjaya, bersama Anggota KPU, Gusti Ayu Putu Sudiastari, serta didampingi staf sekretariat KPU Jembrana. Dalam Rakor tersebut, KPU Provinsi Bali menyampaikan evaluasi pelaksanaan pemutakhiran data parpol melalui SIPOL, termasuk penekanan terhadap sinkronisasi data internal parpol, validitas data keanggotaan, dan peningkatan kepatuhan parpol dalam melakukan pembaruan data secara berkala. Forum ini juga dimanfaatkan untuk menyosialisasikan penguatan keamanan sistem, standar input data, serta mekanisme pengawasan yang harus diterapkan KPU Kabupaten/Kota. KPU Kabupaten Jembrana menyatakan komitmennya untuk terus memastikan proses pemutakhiran data parpol dilakukan dengan tepat, transparan, dan sesuai ketentuan. Selain itu, KPU Jembrana akan terus meningkatkan koordinasi dengan parpol tingkat kabupaten untuk memastikan seluruh pembaruan data dapat tercatat secara akurat dalam SIPOL. Melalui keikutsertaan dalam Rakor ini, KPU Jembrana memperteguh perannya dalam menjaga integritas dan kredibilitas tata kelola data parpol sebagai bagian dari upaya mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang profesional, akuntabel, dan berkesinambungan.


Selengkapnya
42

KPU Jembrana Hadiri Rapat Pleno Terbuka PPDB Semester II Tingkat Provinsi Bali sebagai Upaya Menjamin Transparansi dan Akurasi Data Pemilih

Denpasar – Keikutsertaan KPU Kabupaten Jembrana dalam Rapat Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PPDB) Semester II Tingkat Provinsi Bali Tahun 2025 pada Kamis, 11 Desember 2025, menjadi langkah penting untuk memastikan transparansi, akurasi, dan konsistensi data pemilih di seluruh Kabupaten/Kota se-Bali. Kegiatan ini merupakan forum strategis untuk menyelaraskan data pemilih yang akan menjadi dasar penyelenggaraan pemilu dan pemilihan yang berintegritas. KPU Kabupaten Jembrana hadir dalam kegiatan tersebut dan diwakili oleh Ketua KPU Kabupaten Jembrana, I Ketut Adi Sanjaya, bersama Anggota KPU, Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi, I Putu Indrabayu, serta staf sekretariat KPU Jembrana. Rapat pleno dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung KPU Provinsi Bali dan diikuti oleh seluruh KPU Kabupaten/Kota se-Bali. Dalam agenda pleno, KPU Provinsi Bali memaparkan hasil rekapitulasi pemutakhiran data Semester II, termasuk perkembangan jumlah pemilih, pemilih baru, pemilih tidak memenuhi syarat (TMS), serta perbaikan data lintas daerah. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memastikan proses PPDB dilakukan sesuai ketentuan, diawasi secara ketat, dan didukung tata kelola data yang akuntabel. KPU Kabupaten Jembrana menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas data pemilih melalui pengawasan internal, koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait, serta tindak lanjut atas masukan dari KPU Provinsi Bali. Kehadiran dalam rapat pleno ini menegaskan peran aktif KPU Jembrana dalam menjaga validitas dan keakuratan daftar pemilih guna mendukung penyelenggaraan pemilu yang lebih baik di masa mendatang.


Selengkapnya
47

KPU Jembrana Ikuti Rakor dan Evaluasi Pengawasan PDPB Bersama Bawaslu Jembrana sebagai Upaya Memperkuat Akurasi dan Akuntabilitas Data Pemilih

Jembrana – Untuk memastikan proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) berjalan akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan, KPU Kabupaten Jembrana mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Pengawasan PDPB yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Jembrana. Keterlibatan KPU dalam kegiatan ini menjadi penting sebagai bentuk komitmen menjaga kualitas data pemilih, yang merupakan fondasi utama pelaksanaan pemilu dan pemilihan yang berintegritas. KPU Kabupaten Jembrana diwakili oleh Anggota KPU Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM, Dewa Putu Gede Oka, yang hadir bersama staf sekretariat. Dalam kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Jembrana menyampaikan hasil pengawasan terhadap proses PDPB, termasuk temuan lapangan, potensi perbaikan data, serta sinkronisasi data antar-instansi yang berwenang. Melalui Rakor tersebut, kedua lembaga melakukan pembahasan teknis terkait tindak lanjut rekomendasi pengawasan, penyelarasan mekanisme kerja, serta strategi percepatan pemutakhiran data pemilih guna mencegah potensi permasalahan seperti data ganda, pemilih tidak memenuhi syarat, dan perubahan status pemilih. KPU Kabupaten Jembrana menyampaikan apresiasi atas pengawasan yang dilakukan Bawaslu, serta menegaskan komitmen dalam menindaklanjuti seluruh rekomendasi sebagai upaya menyempurnakan kualitas daftar pemilih. Kolaborasi antara KPU dan Bawaslu diharapkan terus berjalan dalam kerangka penguatan integritas penyelenggaraan pemilu di Kabupaten Jembrana.


Selengkapnya
30

KPU Jembrana Terima Monitoring dari KPU Provinsi Bali sebagai Upaya Memperkuat Kualitas Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Pelayanan PPID

Dalam rangka memastikan pelaksanaan sosialisasi pendidikan pemilih dan pelayanan informasi publik berjalan efektif, akuntabel, dan sesuai standar nasional, KPU Provinsi Bali melaksanakan monitoring langsung ke KPU Kabupaten Jembrana. Kunjungan ini penting dilakukan untuk menilai capaian, tantangan, serta inovasi yang telah dilakukan oleh daerah dalam upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan pemilih dan PPID kepada masyarakat. Monitoring dipimpin oleh Anggota KPU Provinsi Bali, I Gede John Darmawan, yang juga menjabat sebagai Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM KPU Provinsi Bali, serta didampingi oleh staf KPU Provinsi Bali. Kegiatan berlangsung dalam suasana dialogis yang konstruktif bersama jajaran KPU Kabupaten Jembrana. Dalam kunjungannya, I Gede John Darmawan meminta penjelasan terkait program sosialisasi pendidikan pemilih yang telah dijalankan oleh KPU Kabupaten Jembrana selama tahun berjalan. Beliau menanyakan sejauh mana efektivitas kegiatan sosialisasi, inklusivitas segmen sasaran, keterjangkauan media yang digunakan, serta bentuk implementasi strategi pendidikan pemilih baik di sekolah, komunitas, maupun platform digital. Selain itu, beliau juga menggali kendala dan hambatan yang dihadapi oleh KPU Kabupaten Jembrana dalam melaksanakan sosialisasi pendidikan pemilih. Diskusi mencakup tantangan koordinasi dengan lembaga pendidikan, keterbatasan akses ke kelompok masyarakat tertentu, dinamika lapangan terkait rendahnya literasi politik sebagian pemilih, hingga kesulitan teknis dan administratif yang memengaruhi pelayanan PPID. Pada aspek pelayanan informasi publik, monitoring turut menyoroti pelaksanaan PPID, termasuk standar layanan, respon terhadap permohonan informasi, ketersediaan data pada website resmi, pengelolaan dokumentasi, serta upaya menjaga kualitas keterbukaan informasi publik sesuai ketentuan perundang-undangan. Dalam kesempatan tersebut, KPU Kabupaten Jembrana juga memaparkan inovasi dan perbaikan yang telah dilakukan, seperti penguatan sarana digital sosialisasi pemilih, peningkatan kolaborasi dengan sekolah dan komunitas, optimalisasi konten edukasi melalui media sosial, serta penataan dokumentasi dan pelayanan PPID agar semakin mudah diakses oleh masyarakat. KPU Provinsi Bali memberikan apresiasi atas langkah-langkah perbaikan yang telah ditempuh dan mendorong KPU Kabupaten Jembrana untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik, terutama pada aspek pendidikan pemilih sebagai fondasi penting dalam mewujudkan pemilu yang berintegritas, inklusif, dan partisipatif.


Selengkapnya
41

KPU Jembrana Ikuti Zoom Meeting Rakor Keamanan Siber dan Pengelolaan Sistem Informasi (SMKI) yang Diselenggarakan KPU Provinsi Bali

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jembrana mengikuti Zoom Meeting Rapat Koordinasi (Rakor) Keamanan Siber dan Pengelolaan Sistem Informasi (SMKI) yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Bali. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kesiapan keamanan siber serta meningkatkan tata kelola sistem informasi dalam mendukung penyelenggaraan tahapan kepemiluan yang aman, efektif, dan terintegrasi. KPU Kabupaten Jembrana mengikuti kegiatan tersebut melalui perwakilan dari Anggota Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, I Putu Indrabayu, didampingi Kepala Sub Bagian Perencanaan, Data, dan Informasi, serta Staf Pelaksana pada Sub Bagian Perencanaan, Data dan Informasi (Rendatin). Dalam rakor tersebut, KPU Provinsi Bali memberikan arahan teknis terkait penguatan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI), langkah mitigasi ancaman siber, standar operasional penanganan insiden, serta pembaruan kebijakan pengelolaan sistem informasi di lingkungan KPU. Selain itu, peserta memperoleh pemaparan mengenai peningkatan tata kelola data, mekanisme pemeliharaan infrastruktur digital, serta pentingnya kepatuhan terhadap protokol keamanan informasi dalam setiap proses layanan data pemilih dan manajemen aplikasi kepemiluan. Partisipasi KPU Kabupaten Jembrana dalam rakor ini menjadi bagian dari komitmen lembaga untuk memastikan seluruh perangkat pendukung teknologi informasi berjalan dengan aman, andal, dan sesuai ketentuan SMKI. Melalui koordinasi berkelanjutan bersama KPU Provinsi Bali, diharapkan kualitas keamanan siber serta tata kelola sistem informasi di lingkungan KPU Kabupaten Jembrana semakin kuat dan responsif terhadap tantangan di era digital.


Selengkapnya
45

KPU Jembrana Ikuti Workshop Kehumasan: Tingkatkan Kualitas Konten Sosial Media dan Website Resmi

DENPASAR, Bali – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jembrana menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas penyampaian informasi dan komunikasi publik dengan mengikuti Workshop Kehumasan yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Bali pada Senin, 8 Desember 2025. Kegiatan yang bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 KPU Provinsi Bali ini bertujuan mengoptimalkan kegiatan penyampaian informasi kegiatan yang dilakukan oleh KPU se-Bali kepada publik, terutama melalui platform media sosial dan website resmi lembaga. Kolaborasi Peningkatan Kapasitas Kehumasan Workshop ini dibuka secara resmi oleh Anggota KPU Provinsi Bali, I Gede John Darmawan, dan dihadiri oleh jajaran Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM; pejabat struktural; kasubbag; serta staf pelaksana dari seluruh KPU Kabupaten/Kota se-Bali. Anggota KPU Kabupaten Jembrana sekaligus Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM, Dewa Putu Gede Oka, menyambut baik kegiatan ini. "Kami sangat terbantu atas adanya workshop ini. Kami berharap staf yang hadir dapat belajar dan mendapatkan ilmu baru dalam membuat konten dan berita yang dimuat di sosmed dan website resmi lembaga menjadi lebih relevan, menarik, terutama di kalangan generasi muda," ujar Dewa Putu Gede Oka. Kuasai Teknik Fotografi, Penulisan Berita, dan Komunikasi Efektif Workshop ini menghadirkan tiga narasumber ahli yang membekali peserta dengan keterampilan praktis di bidang kehumasan: I Made Adi Dharmawan (ISI Bali) menekankan pentingnya penguasaan dasar fotografi, seperti pencahayaan, komposisi, dan teknik aperture–ISO–shutter speed. Ia juga menggarisbawahi prinsip “the man behind the gun”, bahwa kemampuan fotografer jauh lebih menentukan daripada alat yang digunakan. Agus Putra Mahendra (Redaktur Politik Pos Bali) memaparkan teknik penyusunan berita dan press release yang efektif. Fokus paparannya mencakup mitigasi kehumasan, penggunaan judul yang menarik namun tetap aman, serta pentingnya rilis yang ringkas, analitis, dan memuat minimal dua narasumber untuk validitas informasi. Ni Putu Yunita Anggreswari (Universitas Pendidikan Nasional) membahas strategi komunikasi efektif. Ia menyarankan agar konten humas bersifat ringan, relevan, serta lebih mengedepankan unsur why (mengapa) dan how (bagaimana), setelah melalui analisis audiens dan pemilihan media yang tepat. Tantangan dan Langkah Selanjutnya Dalam sesi diskusi, para peserta menyampaikan beragam tantangan, mulai dari keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM), perlunya inovasi konten, hingga pentingnya memahami selera publik, termasuk generasi muda. Para narasumber menegaskan bahwa semua aspek kehumasan ini membutuhkan latihan berkelanjutan, keberanian keluar dari zona nyaman, dan pemahaman mendalam terhadap audiens. Kegiatan ditutup oleh Anggota KPU Provinsi Bali, I Gede John Darmawan. Ia berharap workshop ini menjadi langkah awal untuk menghasilkan konten kehumasan yang lebih menarik, informatif, dan mampu memperkuat citra KPU sebagai lembaga publik yang transparan dan responsif di mata masyarakat.


Selengkapnya